Plot Twist, Plot Hole, Plot Point, Pinch Point
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
CREATE YOUR OWN WORLD
Plot Twist, Plot Hole, Plot Point, Pinch Point
Plot Twist
Ini adalah point di mana tokoh utama harus menentukan keputusannya, melanjutkan langkahnya meraih tujuannya atau mundur.
Biasanya dalam cerita pendek bagian ini muncul setelah beberapa paragraf atau langsung di pembukaan kalimat. Namun tidak salah memulainya setelah chapter 1 atau 2.
Dalam novel Harry Potter and The Sorcerer's Stone, bagian ini bisa kita lihat saat Harry berada di Stasiun King's Cross untuk naik kereta Hogwart berada. Harry tidak bisa mundur lagi, dia sudah menandatangani kontrak dengan dirinya sendiri (dan penulis) kalau dia akan melanjutkan alurnya.
Pinch Point
Saat tokoh kalian pertama kali bertatapan dengan antagonis, tandai, itu adalah pinch point.
Kalau kalian ingat dalam Harry Potter seri pertama bagian ini adalah saat Harry pertama kali melihat Snape, dia merasakan luka di kepalanya sakit, dan saat Dumbledore memperingatkan para murid untuk tidak pergi ke lantai 3. Di bagian itu Harry mulai diberikan petunjuk dan merasakan siapa sebenarnya musuhnya.
Berbeda dengan cerita detektif di mana pokok permasalahannya (kasus) sudah jelas, untuk novel fantasi, romance, horror atau bahkan misteri biasanya tokoh tidak langsung mendapatkan pinch point mereka.
Plot Twist / Midpoint / Turn
Sesuai namanya di bagian inilah perubahan atau fakta yang tidak diduga pembaca terjadi. Perubahannya tak hanya nasib si tokoh, tapi juga latar, atau alur. Biasanya plot twist merubah keseluruhan plot hingga pembaca merasa terkejut.
Ada juga yang namanya turn point, tidak seperti plot twist yang tidak terduga, turn point biasanya terlihat penyebabnya.
Ada 2 event yang menyebabkan turn point, sesuatu yang terjadi atau dipelajari. Contohnya,
Saat tokoh meraih tujuannya, tapi selalu ada langit di atas langit, jadi tokoh kalian pun melanjutkan kembali ceritanya dengan tujuan baru.
Tokoh kalian gagal mendapatkan keinginannya, dia kembali dan menyusun rencana dan strategi baru dan tentunya dengan plot baru juga.
Subplot
Partner hero kalian diculik, dia tidak meninggalkan partnernya begitu saja sehingga dia harus menunda perjalanannya menyelamatkan dunia. Saat di perjalanan menemukan partnernya, hero kalian melewati desa tempat antagonis di cerita kalian tumbuh.
Di sana hero kalian mendengar cerita mengenai masa lalu musuhnya, ia tahu musuhnya tak hanya menjadi jahat tanpa sebab.
Inilah yang disebut dengan subplot. Cerita kalian keluar dari plot utamanya dan biasanya untuk memperdalam cerita tentang tokoh lain atau latar yang kalian pakai. Biasa disebut side-story juga, hanya saja tidak dalam buku yang berbeda melainkan 1 sampul.
Plot Hole
Kalau tadi di atas adalah plot yang bisa kita masukkan ke dalam cerita, plot hole justru yang harus kita waspadai supaya jangan masuk. Lubang atau inkonsistensi dalam cerita.
Contohnya seperti tiba-tiba tokoh mengetahui sesuatu yang padahal tidak pernah mereka lihat, dengar, rasa ataupun tahu dari pihak lain. Bukan hanya itu saja, saat tokoh kalian tiba-tiba bersikap berbeda dari sebelumnya tanpa alasan, ini juga termasuk dalam jajaran plot hole.
Inkonsistensi dalam cerita juga sering terjadi, misalnya tokoh kalian sudah dipukuli dan dihajar hingga tulangnya patah dan darah mengucur deras, tapi dia masih bisa berkelahi. Ingat manusia punya batas kinerjatubuhnya, memang tiap orang berbeda, tapi tentu sangat jauh kemungkinannya.
"Saya menulis cerita fantasi di mana manusia adalah makhluk yang punya sihir dan bisa menyembuhkan diri, apa itu termasuk plot hole?"
JIka kalian menggunakan latar fiktif untuk cerita kalian pastikan kalian membuat hukum dan peraturannya juga. Kalian bisa membuat tokoh kalian kuat luar biasa dan mampu beregenerasi, tapi tetap buat batasnya atau pembaca kalian mulai merasa aneh dengan dunia yang kalian buat.
Ada batas dalam tiap-tiap dunia termasuk dalam fiksi. Cerita kalian bisa dibilang berhasil saat imajinasi kalian sampai pada pembaca. Inkonsistensi dalam cerita bisa membuat apa yang sudah dipercayai pembaca kalian mendadak buyar.
Yang paling sering menyebabkan plot hole terjadi adalah lupa. Penulis membuat scene baru tapi lupa apa yang terjadi pada scene sebelumnya. Karena itu sangat disarankan bagi penulis yang menulis cerita kompleks atau suka lupa, untuk membuat storyboard, index card atau mind map. Dengan itu kalian bisa memantau kembali scene, event dan konflik yang sudah kalian tulis tanpa takut ada yang saling bertentangan.
Source: https://www.authorretjeh.xyz/
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

0 Response to "Plot Twist, Plot Hole. Plot Point, Pinch Point"
Silahkan berkomentar dengan baik, tidak mengandung SARA dan menggunakan kata-kata yang baik. Terima kasih.