Materi Mingguan Rengkang Sabawebawepajad ~ Pentingnya Outline + Informasi Tambahan
©Rengkang Sabawebawepajad
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
*PENTINGNYA OUTLINE + INFO SPESIAL*
Penting banget, outline itu seperti pokok, inti, akar, atau apapun lah di dalam sebuah cerita. Agar cerita bisa berjalan seperti seharusnya dan tidak salah arah (kebanyakan karena suka masukin ide-ide dan improvisasi tulisannya) yang berujung menjadi writers block makan outline sangat di perlukan. Apalagi penulis pemula, ada baiknya membuat outline sebelum menulis karya tersebut.
Outline itu penting banget ya, sebenernya tetep jalan kok kalo bikin cerita tanpa outline, tapi alangkah lebih baik buat menghindari writer block itu buat outline terlebih dahulu
Untuk cara membuat outline yang benar, sebenarnya tergantung ke penulisnya sendiri ada yang ringkas atau lengkap tapi kalau saya urutkan begini.
Judul.
Tema.
Genre.
Sudut pandang.
Alur.
Sinopsis.
Isiyang terdiri dari berbagai bab dengan ringkasan inti)
Tokoh.
✨✨✨✨✨
*KONSISTEN DALAM MENULIS*
Baca tema kali ini, apa yang terlintas dalam pikiran kalian?
Konsisten adalah konstan, tidak berubah-ubah. Artinya tetap. Kalau ambil contoh misalnya semua sekolah di Indonesia setiap tahun hanya ada dua semester.
Nah, untuk mempersingkat waktu di sini gue akan ngasih beberapa tips konsisten dalam menulis.
*1. Tentukan ide.*
Kalau kalian mau menulis, pastinya harus ada ide cerita. Mau angkat kisah apa? Alurnya gimana? Tokohnya berapa? Siapa aja? Endingnya gimana?
Kalian harus punya ide itu dulu baru setelah itu bisa menuang imajinasi ke dalam tulisan.
Saran gue, ada baiknya kalian ketika bangun tidur jangan langsung cek HP. Mending diam dulu sebentar, pikirin tulisan yang akan lo bikin atau ide baru.
*2. Segera atasi blockwriter!*
Jika kalian sedang buntu, blockwriter gak nanggung-nanggung sampe bikin kalian pengin nyerah. Jangan buru-buru. Kalian ambil waktu istirahat, liburan atau hang out sama temen-temen. Pikiran akan kembali segar setelah memanjakan diri. Trik ini yang gua jalani sampe sekarang, kalau udah mulai mumet, gua akan cari waktu buat manjain diri sendiri. Kalo gak ada waktu liburan, gue ke saloon atau belanja di mall. Setelah itu pikiran jadi fresh dan ide-ide baru bermunculan.
Kalau kalian nggak berhasil melakukan yang tips itu, kalian bisa juga konsultasi sama temen atau penulis lain. Hindari berkonsultasi sama orang yang enggan mendukung kalian. Bukannya pikiran makin segar, kalian malah makin drop. Jadi males dan insecure, ngerasa enggak pantes dan banyak kekurangan.
*3. Catat.*
Pas di sekolah atau di kantor, ide tiba-tiba terlintas padahal belum sampe tahap itu. Misal kalian baru nulis prolog, tapi ide buat ending udah ada. Baiknya kalian catat, gengs! Lu tulis di HP, laptop atau coret-coretan di buku juga nggak masalah. Yang penting lo catet biar nggak lupa, karena kalo pas ide muncul langsung tuangin, fell-nya lebih dapat daripada inget-inget setelah beberapa waktu.
Nanti kalian tinggal revisi dikit-dikit aja. Gua juga sering gitu, kok. Masih prolog tapi ending udah ada. Atau kedua tokoh belum kenalan tapi gua punya ide kedua tokoh lari-larian di gunung misalnya, langsung gua catet. Nanti tinggal merangkai semuanya.
*4. Gunakan waktu luang.*
Misalnya dosen belum datang, ada rapat guru. Lagi idtirahat tapi males ngumpul sama temen. Lagi rebahan setelah pulang kerja. Waktu-waktu berharga itu baiknya kalian gunakan untuk mikirin ide atau paragraph pembuka tulisan lo.
Buat sebagian orang mungkin menyepelekan ini. Tapi, hal spele ini bisa bikin lo mandek alias buntu. Bingung mau nulis apa duluan di paragraph pertama.
Kalau kalian pernah ngalamin duduk sampe berjam-jam di depan laptop tapi nggak ada tulian di laman word, berarti kalian buntu. Ide cerita sih udah ada, tapi memulainya itu bingung mulai dari mana.
Kalau kalian udah mikirin itu dari jauh-jauh hari, udah mempersiapkan di waktu luang, gue yakin lo akan lancar menulis.
*5. Produktif*
Paling susah itu adalah bagian ini. Gampang sih ngelakuin semua tips di atas, cuma nggak bisa tiap hari. Besok udah lupa, besoknya nggak ada waktu, males atau sibuk. Akhirnya nggak jadi-jadi. Ide yang tadinya ngalir lama kelamaan nggak berkembang.
Terus nggak jadi nulis deh. Nggak jadi lanjutin, nggak ad aide lagi pas udah ada waktu senggang.
Sering nggak gitu? Sebagian besar orang pasti gitu sih hehe.
Coba deh produktif. Nulis misalnya satu jam dalam satu hari di malam hari sebelum tidur. Atau pas pulang sekolah, nggak usah main HP-HPan dulu. Nggak usah stalk mantan dulu, mantan udah bahagia sama cewek barunya. Nggak usah ngiler liat mukbang.
Matiin data kalau lo ngga tahan godaan sama notifikasi, itu juga kalau ada yang ngechat ya! Kalau cuma notif dari grup chat sih nggak usah buru-buru ngecek HP. Nggak ada yang nyariin lo.
Lebih baik abaikan semua itu, lu fokus nulis selama 1-2 jam dulu. Setelah itu lo bebas mau guling-guling main HP.
*6. Target*
Selain dari ke lima itu, lo juga harus punya target. Misalnya dalam satu hari waktu lo nulis cuma 1-2 jam aja. Lo harus bisa kelarin misalnya 2 part.
Kalian harus punya tekad buat ngelarin itu dalam 2 jam. Kalau bisa kelarin 3 part lebih bagus lagi. Anggap aja bonus yang akan bikin diri lo sendiri bangga tentunya.
Kalau misal hari ini kalian nggak berhasil kelarin target, lo harus punya tekad besok harus selesai semua. Anggap itu adalah utang yang ahrus lo bayar.
Jadi hari ini cuma 1 part dalam 2 jam. Besok harus bisa 3 part dalam 2 jam. Persiapkan aja diri lo sendiri supaya targetnya tercapai.
Nah, itu dia tips dari gue. Sebenernya masih banyak lagi, tapi ini aja yang kalian terrapin pasti kalian bisa konsisten kok.
✨✨✨✨✨✨
🏵️ INFORMASI 🏵️
Question: Slang contohnya apa kak?
Answer: Rancu itu, tulisannya jadi amburadul, nggak jelas, aneh lah pokoknya. kalo hiperkorek itu kesalahan berbahasa karena "membetulkan" bentuk yg sudah benar, nah jadi deh salah. misal nih contoh buat hiperkorek
utang (betul) ~> hutang (hiperkorek)
insaf (betul) ~> insyaf (hiperkorek)
Kalau pleonasme, itu kesalahan berbahasa, krna kelebihan pemakaian kata atau bisa disebut pemborosan kata ya, nulis kata yg sebenernya udh nggak diperluin, kayak misal, gini contohnya :
Maju ke depan, nah ini nih termasuk pemborosan kata atau pleonasme, coba pikir² lagi, kalo udh maju berarti ya ke depan, beda lagi kalo yg kamu maksud itu maju tapi miring ato ke samping, itu bisa ditulisin maju ke samping, gitu.
Komentar
Posting Komentar